Kamis, 28 April 2022

"Minta Maafkan Salah Wahai Saudaraku"


Sebelum Kumandang takbir mengalun merdu dari surau dan masjid , pertanda hari kemenangan telah tiba. Mohon maaf atas segala ucapan dan perbuatanku yang telah menyakitimu. Selamat Idul Fitri 1443 H. Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘ammin wa antum bi khair. Assalamualaikum.  Atas keluarga besar al mukhtar al bukhori azmatkhon, syaiban dan dll... semoga aku (Muhammad shofyan Al Mahdi ( Sofan ) bagian dari  kalian.... aku tidak ngaku habib , semoga aku termasuk bagian  dari mereka Thahir dan batin di dlm agama , dunia dan akhirat.amin   ... Aku minta maaf yang sebenarnya atas kesalahanku. semoga cita2ku tercapai berserta cintaku karena Alla swt.... kebetulan dan ketika ada yang menyebarkan kurangku dan ada yang menfitnahku... semoga mereka di ampuni oleh Allah dan anak2  mereka bisa taubat dan santri kepadaku... tetapi jangan menghancurkan lahan dakwah islamku. waasalamu salamu...

BANK BSI Syariah kode bank 451 Rekening 6201033640 --- Kami ucapkan Terima Kasih ---
 islamiyah tidak ada.

Senin, 25 April 2022

ISLAM INDAH

Bismillah...
Sahabat yang dirahmati Allah ta'ala
10 hari terakhir Ramadhan ini sampai dengan liburan Hari Raya nanti.

Semoga Allah ta'ala memberikan Taufiq kepada kita untuk memanfaatkan akhir Ramadhan ini dengan berbagai amal shaleh.

Barokallahu fiikum

Malam ini kita memasuki malam tanggal ke-23 Ramadhan

✅ *Bulan Ramadhan Bulan Pelipatgandaan Pahala, Bulan Sedekah*
_"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur'an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melebihi angin yang berhembus."_ *(HR. Bukhari, no.6)*

Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Baari menjelaskan bahwa diibaratkan demikian karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sangat ringan dan cepat dalam memberi, tanpa banyak berpikir, sebagaimana angin yang berhembus cepat.

✅ *Malam Ganjil adalah Malam Potensi Lailatul Qodar*
_"Carilah malam lailatul qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.”_ *(HR. Bukhari Muslim)*

Jangan sia-siakan kesempatan emas ini dengan ambil bagian dalam program berikut ini:

*A. Wakaf Al-Qur'an*
_Nilai donasi Rp 100.000/mushaf. Mushaf Al-Qur'an akan didistribusikan masjid/pesantren/lembaga yang membutuhkan.🍁🍁🍁
Dari Thariq bin Al-Asyim Al-Asyja'i radhiallahu 'anhu,

Sesungguhnya ia pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dimana saat itu Nabi didatangi seorang laki-laki dan bertanya,

_"Wahai Rasulullah, apa yang sebaiknya saya minta ketika saya sedang berdoa kepada Rabb-ku?"_

🍀🍀🍀
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda, "Berdoalah dengan mengucapkan:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي

_"Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, selamatkanlah aku, dan berilah rizki kepadaku."_

🌷🌷🌷
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengumpulkan jari-jemari kecuali ibu jarinya. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

_"Sesungguhnya doa-doa ini *mengumpulkan kebaikan* untuk dunia dan akhiratmu."_

📙 Shahih Muslim no. 2697

عن طارق بن الأشيم الأشجعي رضي الله عنه:

أنَّهُ سَمِعَ النبيَّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ وَأَتَاهُ رَجُلٌ، فَقالَ: يا رَسولَ اللهِ، كيفَ أَقُولُ حِينَ أَسْأَلُ رَبِّي؟ قالَ: قُلْ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي وَيَجْمَعُ أَصَابِعَهُ إلَّا الإبْهَامَ فإنَّ هَؤُلَاءِ تَجْمَعُ لكَ دُنْيَاكَ وَآخِرَتَكَ.

📙 صحيح مسلم 2697

Donasi Jariyah Pembangunan Pondok Pesantren
Pembutuhkan Data Sebesar Rp 17.313.313.313

Informasi Penggalangan Dana

Kami menjalankan yang sesuai 
dengan firman Allah di dalam Surat Ali Imran ayat 31:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ 

.وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
HIBAHKAN DAN Donasikan rizqi anda untuk dakwah madzhab Islam 
As-sunnah Rosulullah.


BANK BSI Syariah kode bank 451 Rekening 6201033640 --- Kami ucapkan Terima Kasih ---
Aku Sofan kalau ada orang menyebarkan tentang yang tidak baik berarti berita tersebut bohong. Mereka ingin menghancurkan namaku ,agar lahan dakwahku islamiyah tidak ada.
Kirim pulsa 25 ribu setiap bulanya ke nmr 08988104417 . Kirim pulsa 25 ribu setiap bulanya ke nmr 085773099996 setiap bulannya. Lahan dakwah dan belajar agama islam dan agama yg benar.

Jumat, 08 April 2022

"BAHAYA GHIBAH SESUAI AS-SUNNAH"

Bergosip atau ghibah merupakan tindakan yang tidak disukai oleh Allah SWT dan bisa salah satu pemicu permusuhan antar manusia karena, mungkin hal yang membicarakan adalah masalah atau fitnah.

Dalam Al-Quran, Allah berfirman,

ا ا الَّذِيْنَ ا اجْتَنِبُوْا ا الظَّنِّ الظَّنِّ لَا ا لَا ا لَ لَحْمَ ا اتَّقُوْا اللَّهَ الل

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak. Khususnya sebagian itu dosa. Janganlah kamu mencari kesalahan orang lain dan jangan di antara kalian menggunjing sebagian yang lain. Apakah di antara kalian suka memakan daging saudaranya yang mati? tentu kalian akan merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.” QS. Al-Hujurat : 12 )

Berikut 3 Azab buat orang-orang yang suka ghibah:

1. Dosanya lebih dari berzina

Ketika seseorang bergosip atau ghibah, dan hal itu menyebar kepada orang lain secara terus menerus maka dosa terus mengalir tanpa henti. Rasulullah

“Ghibah itu (dosanya) lebih berat dari (dosa) zina. Ditanyakan (pada Nabi): Bagaimana mungkin? Nabi menjawab: Lelaki yang berzina lalu bertaubat, maka Allah akan menerima taubatnya. Sedangkan pelaku ghibah dosanya tidak akan diterima kecuali ia dimaafkan oleh yang dighibahi.” HR Thabrani ).

2. Termasuk dosa besar

Berghibah merupakan salah satu tindak yang mungkin sepele dalam kehidupan sehari-hari, namun ternyata masuk dalam dosa besar, Naudzubillah.

أَبِى هُرَيْرَةَ لَ اللَّهِ -صلى الله ليه لم- الَ « ا الْغِيبَةُ ». الُوا اللَّهُ لُهُ لَمُ. الَ « اكَ ا ». لَ انَ ا لُ قَالَ « انَ ا لُ ا لَمْ »

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” HR.Muslim no.2589 )

3. Disiksa dalam kubur

Memang selama hidup di dunia, balasan bagi orang-orang yang suka berghibah tidak terasa. Namun dalam salah satu hadis menceritakan tentang siksa kubur bagi orang-orang yang suka membicarakan orang lain.

حدثنا قتيبة حدثنا جرير عن الأعمش عن مجاهد عن طاوس عن ابن عباس رضي الله عنهما مر النبي صلى الله عليه وسلم على قبرين فقال إنهما ليعذبان وما يعذبان من كبير ثم قال بلى أما أحدهما فكان يسعى بالنميمة وأما أحدهما فكان لا يستتر من بوله قال ثم أخذ عودا ا اثْنَتَيْنِ لَّ احِدٍ ا لَى الَ لَعَلَّهُ ا ا لَمْ ا

Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma bahwa: Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melewati dua waktu lalu Beliau mengatakan: "Keduanya sungguh sedang disiksa, dan keduanya disiksa disebabkan karena melakukan dosa besar. Kemudian berdoa: "Demikianlah. Adapun yang satu disiksa karena selalu mengadu domba sedang yang satunya lagi tidak bersuci setelah kencing." Ibnu 'Abbas radhiallahu 'anhu: "Kemudian Dia mengambil sebatang dahan kurma lalu memujinya menjadi dua bagian kemudian menancapkannya pada masing-masing kuburan seraya berkata, " Semoga diringankan (siksanya) selama batang pohon ini masih basah". HR.Bukhori )

Syaikh Shalih bin ‘Abdullah bin Humaid Kami berwasiat kepada diri saya sendiri, dan juga kepada kaum Muslimin, bertakwalah kepada Allah Azza wa Jalla . Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya. Dan barangsiapa yang takut kepada manusia, maka sesungguhnya, manusia tidak bisa memberikan manfaat sedikitpun di hadapan Allah Azza wa Jalla . Kita juga harus menyadari, bahwa tidak ada yang bisa mendapatkan rahmat kecuali orang-orang yang bertakwa. Tidaklah mendapatkan pahala, kecuali orang-orang yang berada di atas ketakwaan. Nasihat untuk bertakwa ini sangatlah banyak. Akan tetapi, betapa disesalkan, karena yang melaksanakannya ternyata sangat sedikit. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang bertakwa. Sebagai agama yang sempurna, Islam mengajak bicara akal, hati, perasaan dan jiwa, akhlak dan pendidikan. Agama yang mulia ini menggariskan adanya peraturan-peraturan agar seorang muslim dapat memiliki hati yang selamat, perasaan yang bersih, menjaga kehormatan lisan, dan menjaga rahasia pribadinya, serta dapat berakhlak mulia terhadap Rabb-nya, dirinya dan seluruh manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : 

dan juga Allah SWT berfirman , sebagai berikut ini :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

 Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain. [al Hujurat/49 : 12].

 Pesan al Qur`an ini, merupakan jawaban atas fenomena yang kita lihat saat ini. Yakni, agar kita terhindar dari perbuatan ghibah (menggunjing), mencari-cari kesalahan orang lain. Karena menggunjing ini dapat menyebabkan terlanggarnya kehormatan, keselamatan hati dan ketenangan di masyarakat. Perbuatan menggunjing, merupakan salah satu dosa besar yang membinasakan, merusak agama para pelakunya, baik sebagai pelaku ataupun orang yang rela ketika mendengarkannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman di dalam al Qur`an :

 وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ 

Dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yaang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. [al Hujurat/49 : 12]. Menggunjing orang lain, tidak lepas dari salah satu dari tiga istilah, yang semuanya disebutkan al Qur`an. Yaitu : ghibah, ifku dan buhtan. Apabila yang Anda sebutkan tentang saudara Anda itu ada padanya, maka inilah ghibah. Apabila Anda menyampaikan semua yang Anda dengar, maka ini adalah ifku. Dan apabila yang Anda sebutkan tidak ada pada diri saudaramu, maka ini adalah buhtan. Ghibah (menggunjing) adalah, setiap yang dapat dipahami dengan maksud penghinaan, baik berupa perkataan, isyarat atau tulisan. Ghibah ini, juga bisa berupa penghinaan terhadap seseorang tentang agama, kondisi fisik, akhlak, harta dan keturunannya. Barangsiapa yang mencela ciptaan Allah, berarti ia telah mencela penciptanya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyeru pelaku perbuatan ini dengan sabdanya: 

يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يَدْخُلِ الْإِيمَانُ قَلْبَهُ لَا تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِينَ وَلَا تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ فَإِنَّهُ مَنِ اتَّبَعَ عَوْرَاتِهِمْ يَتَّبِعُ اللَّهُ عَوْرَتَهُ وَمَنْ يَتَّبِعِ اللَّهُ عَوْرَتَهُ يَفْضَحْهُ فِي بَيْتِهِ 

Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya, namun keimanan itu belum masuk ke dalam hatinya! Janganlah kalian mengghibah (menggunjing) kaum Muslimin. Jangan pula mencari-cari aib mereka. Barangsiapa yang mencari-cari aib mereka, (maka) Allah akan mencari-cari aibnya. Dan barangsiapa yang Allah mencari-cari aibnya, niscaya Allah akan membeberkan aibnya, meskipun dia di dalam rumahnya. Tentang bahaya menggunjing ini, al Hasan berkata : “Ghibah, demi Allah, lebih cepat merusakkan agama seseorang daripada ulat yang memakan tubuh mayit”. Maka sungguh aneh, jika ada orang yang mengaku sebagai ahlul haq dan ahlul iman, ternyata ia melakukan perbuatan ghibah (menggunjing), sedangkan dia mengetahui akibat buruk perbuatan tersebut. Firman Allah Ta’ala mengingatkan :

 أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ 

Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? [al Hujarat/49 : 12]. Seburuk-buruk ghibah, yaitu menggunjing para pemimpin, para ulama, orang-orang berkedudukan, orang-orang shalih, dan orang yang mengajak berbuat adil. Pelaku ghibah ini telah mencabik-cabik kehormatan orang-orang terpandang yang memiliki kedudukan. Pelaku ghibah ini juga merendahkan kedudukan mereka, menghilangkan kewibawaan mereka, menghilangkan kepercayaan terhadap mereka, mencela perbuatan dan usaha mereka, dan meragukan kemampuan mereka. Bayangkan, tidak disebut seorang yang mulia di hadapannya, kecuali direndahkannya. Tidaklah muncul seorang yang mulia, kecuali dicelanya. Tidak pula orang shalih, kecuali dia akan menuduhnya. Pelaku ghibah ini, senang menuduh orang-orang terpercaya, menggunjing orang-orang shalih. Pelaku ghibah menanamkan permusuhan dan membingungkan orang-orang kebanyakan, memutuskan silaturahmi dan memecah persatuan. Allahu Akbar! Apakah seorang muslim layak bersikap demikian kepada saudaranya? Wahai pelaku ghibah! Setiap orang pasti dicintai dan dibenci, diridhai dan dimarahi, disukai dan dimusuhi. Orang yang berakal, dalam mencintai kekasihnya, ia tidak akan berbuat secara berlebihan; sebab, mungkin suatu hari orang yang dikasihinya tersebut akan dibencinya. Sebaliknya, manakala seorang muslim harus membenci, maka dia pun bersikap sewajarnya; sebab, mungkin suatu hari orang yang dibencinya akan menjadi kekasihnya. Oleh karena itu, jadilah orang yang selalu menegakkan kebenaran dan bersikap adil. Jangan sampai ketidak-sukaan membuatmu bersikap zhalim. Allah berfirman : 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ 

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. [al Maidah/5 : 8]. Jika dikatakan kepada Anda : “Fulan telah meggunjingmu, sampai kami merasa kasihan kepadamu”. Maka jawablah dengan perkataan : “Seharusnya, dialah yang seharusnya engkau kasihani”. Bertakwalah kita kepada Allah. Sungguh beruntung orang yang bisa menahan diri, tidak berlebihan dalam berbicara. Sungguh beruntung orang yang bisa menguasai lisannya. Sungguh beruntung orang yang terhindar dari menggunjing orang lain, karena ia mengetahui yang ada pada dirinya. Sungguh beruntung orang yang berpegang dengan petunjuk al Qur`an, kemudian menghadap Allah dengan hati yang khusyu’, lisan yang jujur, dan ikhlas mencintai saudaranya. 

Allah juga berfirman sebagai berikut ini : 

Doa terhindar dari fitnah sebagai berikut ini :


 رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ 

Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyanyang. [al Hasyr/59 : 10]. 

Kami mengingatkan kembali, hendaklah kita jauhi perbuatan ghibah atau menggunjing orang lain. Ketahuilah, orang yang mendengarkan ghibah, ia mendapatkan dosa yang sama seperti pelakunya. Sehingga orang yang mendengarkan ghibah tidak selamat dari dosa, kecuali jika ia mengingkari dengan lisannya, atau dengan hatinya. Apabila bisa, hendaklah ia tinggalkan majelis atau tempat tersebut, atau memutusnya dengan mengalihkan kepada pembicaraan yang lain. Karena, orang yang diam ketika mendengar ghibah, maka ia termasuk bergabung dengan pelakunya. Sehingga Ibnu Mubarak mengingatkan: “Pergilah dari orang yang menggunjing, sebagaimana engkau lari dari kejaran singa”. Setiap orang memiliki cacat dan aib, kesalahan dan kekeliruan. Oleh karena itu, kita jangan merasa mengetahui apa yang tidak diketahui orang lain. Daripada mengurusi aib orang lain, mengapa kita tidak menyibukkan diri dengan aib sendiri? Jagalah hak dan kehormatan saudaramu! Dalam sebuah hadits dinyatakan :

 مَنْ ذَبَّ عَنْ لَحْمِ أَخِيهِ بِالْغِيبَةِ كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يُعْتِقَهُ مِنَ النَّارِ 

Barangsiapa yang membela daging (kehormatan) saudaranya dari ghibah, maka menjadi hak Allah untuk membebaskannya dari api Neraka. [1] 

وَمَنْ قَالَ فِي مُؤْمِنٍ مَا لَيْسَ فِيهِ أَسْكَنَهُ اللَّهُ رَدْغَةَ الْخَبَالِ حَتَّى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ Barangsiapa yang berkata tentang seorang mu`min yang tidak ada padanya, (maka) Allah akan menempatkannya pada lumpur ahli Neraka, sampai dia keluar dari apa yang dia ucapkan.[2] 

مَنْ كَانَتْ عِنْدَهُ مَظْلِمَةٌ لِأَخِيهِ فَلْيَتَحَلَّلْهُ مِنْهَا فَإِنَّهُ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلَا دِرْهَمٌ مِنْ قَبْلِ أَنْ يُؤْخَذَ لِأَخِيهِ مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ حَسَنَاتٌ أُخِذَ مِنْ سَيِّئَاتِ أَخِيهِ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ 

Barangsiapa berbuat kezhaliman terhadap saudaranya (orang lain), hendaklah dia meminta maaf atas kezhalimannya. Karena (pada hari Kiamat), di sana tidak ada dinar (dan) tidak pula dirham sebagai penebusnya, sebelum diambil kebaikan dari dirinya untuk saudaranya tersebut. Apabila dia tidak memiliki kebaikan, maka diambillah kejelekan saudaranya tersebut dan dilimpahkan kepadanya. 

(Diangkat dari Khuthbah Jum’at Syaikh Shalih bin ‘Abdullah bin Humaid, di Masjid al Haram, Makkah al Mukarramah) [Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 04/Tahun X/1427/2006M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196] _______ Footnote [1]. HR Ahmad dengan sanad hasan dan dinilai Syaikh al Albani sebagai hadits shahih li ghairihi di dalam Shahih at Targhib wa at Tarhib, no. 2847. [2]. HR Abu Dawud, dan dinilai shahih oleh Syaikh al Albani di dalam Shahih at Targhib wa at Tarhib, no. 2845. https://almanhaj.or.id/3697-bahaya-menggunjing.

==============================

Donasi Jariyah Pembangunan Pondok Pesantren

Pembutuhkan Data Sebesar Rp 17.313.313.313

Informasi Penggalangan Dana

Kami menjalankan yang sesuai 
dengan firman Allah di dalam Surat Ali Imran ayat 31:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ 

.وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
HIBAHKAN DAN Donasikan rizqi anda untuk dakwah madzhab Islam 
As-sunnah Rosulullah.


BANK BSI Syariah kode bank 451 Rekening 6201033640 --- Kami ucapkan Terima Kasih ---

MATERI BAB 5

┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket   : 01*
*Bab      : 05*
*Judul    : MENGIMANI NAMA DAN SIFAT ALLOH*

===📚===

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

1.  Mengimani nama-nama dan sifat-sifat Alloh artinya meyakini nama-nama Alloh yang ada di dalam al-Qur’an dan sunnah, mengerti artinya dan menetapkan sifat-sifat yang dikandungnya. Meyakini pula seluruh sifat yang Alloh nyatakan dalam al-Qur’an dan sunnah di luar kandungan nama-nama-Nya.

2.  Kita tidak bisa mengetahui nama-nama Alloh secara keseluruhan. Alloh memiliki banyak nama yang tidak kita ketahui batas jumlahnya. Kita hanya bisa mengetahui nama-nama Alloh sebatas yang ada di dalam al-Qur’an dan Sunnah. Selain yang ada di dalam al-Qur’an dan sunnah, Alloh pun memiliki nama-nama yang disimpan di ilmu ghoib-Nya, tidak diberitahukan kepada makhluk-Nya.

3.  Nama-nama Alloh mengandung sifat-sifat-Nya. Mengimani nama-nama Alloh harus diiringi oleh iman kepada sifat-sifat yang dikandung oleh nama-Nya.

4.  Menolak sifat yang dikandung oleh suatu nama Alloh adalah kesesatan yang besar.
Contoh: menerima nama Ar-Rohim sebagai nama Alloh, tetapi menolak sifat rohmat yang dikandung oleh nama tersebut.

5.  Alloh mengajarkan kita tentang nama-nama-Nya dengan kata-kata yang jelas. Melalui ilmu bahasa, kita memahami arti sifat-sifat Alloh yang dikandung kata-kata tersebut.

6.  Banyak kata dari sifat-sifat Alloh yang menyamai kata dari sifat-sifat manusia, misalnya Alloh melihat dan mendengar, manusia pun melihat dan mendengar. Akan tetapi hakikat (bobot, bentuk dan realita) dari keduanya sangat berbeda, tidak mempunyai kesamaan atau keserupaan kecuali dalam kata dan arti. Kita tidak mengetahui hakikat sifat-sifat Alloh, kita tidak mengetahui bagaimana Alloh mendengar atau melihat, yang pasti semua sifat-sifat Alloh sempurna tak terbataskan, mulia, tinggi dan agung tak terhingga. Semua yang terlintas di benak manusia tentang hakikat (bobot, bentuk dan realita) sifat-sifat-Nya, tidaklah sama dengan hakikat yang sebenarnya.

7.  Tidak ada satu zat pun yang menyerupai Alloh, walaupun zat itu mempunyai kata sifat yang sama dengan kata sifat Alloh seperti mendengar atau melihat atau berbicara, karena hakikat suatu sifat berbeda menurut pemiliknya masing-masing.
Contoh: kata “kepala” untuk dua pemilik yang berbeda, mempunyai hakikat yang berbeda pula. Misalnya: kepala sekolah dan kepala macan. Kata keduanya adalah k-e-p-a-l-a, dalam bahasa pun memiliki arti yang sama, yaitu sesuatu yang diikuti oleh bagian lainnya, tetapi hakikat keduanya sangat berbeda.
┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket   : 01*
*Bab      : 06*
*Judul    : IMAN KEPADA MALAIKAT*

===📚===

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

1.  Beriman kepada para Malaikat berarti meyakini keberadaan para Malaikat dan kriteria mereka yang disebutkan dalam al-Qur’an dan Hadis.

2.  Malaikat secara bahasa berarti utusan. Sedangkan Malaikat yang dimaksud dalam al-Qur’an dan sunnah adalah makhluk berakal yang Alloh ciptakan dari cahaya, tidak makan dan tidak minum, tidak bersyahwat dan tidak berketurunan. 

3.  Para Malaikat selalu taat kepada Alloh, tidak pernah bermaksiat kepada-Nya dan selalu dalam kondisi beribadah serta bertasbih kepada-Nya. Jumlah Malaikat sangat banyak dan tidak ada yang mengetahui jumlahnya selain Alloh.

4.  Selain melakukan ritual peribadatan seperti sholat, sholawat atas Rosululloh, berzikir dan mengagungkan Alloh, para Malaikat pada umumnya mempunyai tugas masing-masing, akan tetapi ada pula Malaikat yang hanya bertasbih saja atau sujud saja dan masih banyak lagi. 

5.  Malaikat Jibril tugas utamanya menyampaikan wahyu Alloh kepada para Nabi dan Rosul. Malaikat Mikail ditugaskan menurunkan hujan dari langit. Malaikat Isrofil ditugaskan meniup sangkakala di hari Kiamat. Malaikat maut (malakul maut) ditugaskan mencabut nyawa manusia. Malaikat Malik ditugaskan menjaga neraka. Malaikat Munkar dan Nakir ditugaskan untuk bertanya kepada penghuni kubur. Ada Malaikat yang ditugaskan menjaga dan menulis amal-amal manusia dan ada juga Malaikat pemikul Arsy. 

6.  Para Malaikat juga mengalami kematian. Malaikat yang terakhir mati adalah Malaikat pencabut nyawa. Sedangkan Malaikat yang pertama kali dibangkitkan dari kematian adalah Malaikat peniup sangkakala.

7.  Malaikat yang kehadirannya memberikan barokah, tidak akan masuk ke tempat yang di dalamnya terdapat patung atau anjing atau gambar makhluk hidup. Malaikat juga merasa tergganggu dengan aroma yang tidak sedap.

8.  Para Malaikat mencintai orang-orang mukmin, memintakan ampunan kepada Alloh untuk orang-orang yang beriman dan beramal sholih, menaungi para peserta majlis zikir dengan sayap-sayap mereka, mencatat derajat pahala orang-orang yang menghadiri sholat Jum'at menurut waktu kedatangan mereka dan ikut berperang bersama pasukan kaum mukminin dalam perang-perang tertentu.

============================

============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*
Facebook : http://facebook.com/elssimedia

------

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Mengajak saudara sekalian untuk berinfaq jariyah untuk pembangunan Pondok Pesantren AL MAHDIWIYYAH AL MUKHTAR di Desa SENGON WETAN, Kec. TANJUNG, Kab Brebes, Jawa Tengah. terkumpulnya donasi diharapkan akan mempercepat pembangunan dan dapat melengkapi kebutuhan sarana & prasarana yang dibutuhkan. INSYA ALLAH SETELAH WISUDA DAN LULUS DARI MA'HAD ALY MULAI MEMBANGUN . DOAKAN AGAR TAHUN AKADAMIK 2022/2023 BISA MENGABDI DAN AKHIR MASA MENGABDIAN BISA WISUDA YANG TERBAIK BISA SELAMAT DAN SUKSES DI DALAM AGAMA, DUNIA DAN AKHIRAT.

Dimulai pembangunan tahun 2025- sampai selesai. makanya kami butuh batuannya sebanyak mungkin yang bisa anda salurkan kepada kami.....

3 Keutamaan ber-Shodaqoh Jariyah Untuk Pendidikan

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)


Sungguh di antara nikmat agung Allâh yang diberikan kepada para hamba-Nya yang beriman adalah Allâh Azza wa Jalla menyediakan pintu-pintu kebaikan yang sangat banyak bagi mereka. Pintu-pintu kebaikan yang bisa dikerjakan oleh seorang hamba yang mendapatkan taufiq semasa hidupnya di dunia, namun pahalanya akan terus mengalir sepeninggal si pelaku. (Aliran pahala ini sangat dibutuhkan oleh orang yang sudah meninggal.) Karena orang yang sudah meninggal itu tergadai, mereka tidak bisa lagi beramal dan mereka akan diminta pertanggungan jawab lalu diberi balasan dari perbuatan-perbuatan yang pernah mereka lakukan dalam hidup mereka. (Berbahagialah !) orang yang mendapatkan taufiq (dalam hidupnya, karena) di dalam kuburnya kebaikan-kabaikan, pahala dan keutamaan akan terus mengalir baginya. Dia sudah tidak lagi beramal akan tetapi pahalanya tidak terputus, derajatnya bertambah, dan kebaikannya semakin berkembang, serta pahalanya berlipat ganda padahal dia sudah terbaring kaku dalam kuburnya.Termasuk diantara keutamaan berdonasi jariyah untuk pendidikan yaitu anda akan mendapatkan 3 keutamaan sekaligus yakni 

1. Pahala Berdonasi Jariyah
2. Ikut membantu mencetak anak-anak sholeh & solehah.
3. Mewariskan ilmu yang bermanfaat dengan jalan mendukung sarana pembelajaran.


Do'a Para Malaikat untuk orang yang berinfak

Imam al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, beliau berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

‘Tidak satu hari pun di mana pada pagi harinya seorang hamba ada padanya melainkan dua Malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lainnya berkata: ‘Ya Allah, hancurkanlah (harta) orang yang kikir."

Disaat banyaknya manusia berlomba dalam membangun rumah mewah kami disini mencoba untuk membangun dan Menyelesaikan Gedung yang cukup untuk menampung para calon santri.


Maka, sempatkanlah barang lima menit untuk membaca broadcast dari kami.
Dan kami berharap semoga Allah bukakan hati kepada Para Pembaca untuk menyisihkan sedikit hartanya.

Atau paling tidak, nitip broadcast ini disebarkan di group group lainnya.


Dan pada kali ini, kami membuka peluang amal jariyyah yang pahalanya akan terus mengalir.

Yakni : Pembiayaan untuk Tenaga Kerja Bangunan Masjid dan Kelas/ Asrama Pondok

Kurang lebih biaya yang kami butuhkan adalah untuk biaya Tenaga Kerja dan Keperluan lainnya yang semuanya dalam rangka merampungkan Pembangunan Gedung Pondok

------

Kata donasi tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita, Karena kita sering bertemu hal tersebut disekitar kita. Menurut KBBI Donasi merupakan sumbangan dari penderma kepada perkumpulan. Kata Donasi sendiri dalam ajaran Islam biasa disebut dengan kata sedekah atau infaq.

Berdonasi tentu sangat disarankan dalam ajaran islam, karena dengan berdonasi kita bisa meringkan beban orang atau lembaga yang kita berikan bantuan. Seperti halnya ketika kita berdonasi untuk pembangunan pesantren, harta yang didonasikan untuk pesantren sudah hal pasti merupakan harta yang didermakan ke jalan allah swt. Karena pesantren merupakan lembaga yang konsisten dalam pembelajaran dan pengembangan ajaran agama Islam hingga saat ini.

Taukah kamu? Donasi untuk pembangunan pondok tidak hanya meringankan secara finansial saja, melainkan berdonasi untuk pembangunan pesantren ternyata memiliki keutamaan tersendiri di sisi allah swt. Berikut beberapa keutamaan berdonasi pembangunan pesantren bagi umat Islam:

  1. Dilipatgandakan Pahalanya

Donasi (sedekah) memiliki keistimewaan sendiri dimata Allah SWT. Keistimewaan tersebut adalah Orang yang bersedekah dijalan allah, maka allah akan melipatgandakan ganjaran yang akan didapatkannya, hal ini tertulis dalam firman allah yang artinya :

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir serratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 261)

  1. Dilipatgandakan Hartanya

Mendermakan harta kita dijalan allah tidak akan menjadikan harta kita berkurang sebaliknya sebaliknya allah swt akan melipatgandakan harta yang sudah kita dermakan melalui banyak cara. hal ini disebutkan dalam alquran yang artinya:

“Barang siapa yang meminjamkan allah dengan kredit yang baik, maka allah akan mengembalikan berlipatganda untuknya, dan baginya pahala yang mulia” (QS. Al-Hadid:11)

Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadistnya bahwa harta yang didonasikantidak akan mengurangi harta yang kita miliki.

“Sedekah tidklah mengurangi harta” (HR. Muslim)

  1. Pahala terus mangalir

Sholat satu dari tiga amal yang pahalanya akan terus mengalir yaitu amal jariyah. Berdonasi merupakan bagian dari amal jariyah, apalagi donasi tersebut diperuntukan untuk pembangunan pondok pesantren. Selama pondok pesantren tersebut digunakan untuk tempat pembelajaran Islam dan tempat beribadah maka pahala dari donasi tersebut akan terus mengalir walaupun berdonasi meninggal dunia.

Jadi itulah keutamaan berdonasi bagi umat islam. Melihat begitu besarnya manfaat donasi bagi umat Islam, apa kamu masih ragu untuk berdonasi?

Donasi juga bisa ditujukan untuk pembangunan pesantren yang didalamnya banyak para santri yang memiliki semangat dalam belajar ilmu agama. Donasi ini tentunya akan menuai banyak manfaat bagi pesantren tersebut dan donatur.

Mengingat peran pondok pesantren yang sangat penting dalam menjaga ajaran islam. Saat ini yayasan Rumah Tahfidz Al Mahdiwiyyah Al Mukhtar sedang pembangunan pondok pesantren Tahfidz yang akan dibangun di Kota Brebes dan sekitarnya , dalam pondok pesantren ini santri akan belajar membaca, menghafalkan Al-Qur'an serta memahami agama untuk mempersiapkan santri yang memiliki karakter al qur'an.


Donasi Jariyah Pembangunan Pondok Pesantren

Pembutuhkan Data Sebesar Rp 17.313.313.313
----
----

BANK BSI Syariah kode bank 451 Rekening 6201033640 --- Kami ucapkan Terima Kasih ---
Pondok pesantren Al Mahdiwiyyah Al Mukhtar(MANHAJUSSUNNAH)|KSI MS-1646

Senin, 04 April 2022

"MATERI KULIAH 1"

┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket   : 01*
*Bab      : 01*
*Judul    : DASAR-DASAR KEIMANAN*

===📚===

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

1.  Ciptaan Alloh meliputi dua alam: “alam nyata” yaitu alam yang bisa digapai dengan panca-indra dan “alam ghaib” yaitu alam yang pada dasarnya tidak bisa digapai dengan panca-indra.

2.  Keyakinan tentang alam nyata diserahkan kepada panca-indra dan analisa otak, sedangkan alam ghaib, meyakininya hanya sebatas apa yang Alloh kabarkan melalui al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi-Nya, tidak boleh melebihi itu.

3.  Para Malaikat dan bangsa jin adalah bagian dari alam ghaib.

4.  Alam ghaib dan seisinya mempunyai kaedah-kaedah dan ukuran-ukuran yang kita tidak ketahui dan berbeda dengan alam nyata, karena itu kita tidak bisa mengukur alam ghaib dengan ukuran-ukuran alam nyata. Seperti misalnya alam barzakh dimana terjadi interogasi Malaikat kepada orang yang telah meninggal dunia dan nikmat atau azab kubur adalah kejadian di alam ghaib yang tidak terdeteksi dengan panca-indra atau dengan alat apapun yang dibuat manusia.

5.  Otak kita yang menjadi satu-satunya modal kita untuk berpikir, tidak akan sanggup menangkap gambaran yang tuntas tentang Alloh swt tanpa Alloh sendiri memperkenalkan diri-Nya kepada kita.

6.  Pengenalan kita kepada Alloh melalui alat pikir kita (otak) sangat terbatas. Walaupun demikian hal-hal yang kita dapat dengan cara berpikir bukan sedikit. Dari pengamatan kita pada alam semesta dan pada diri-diri kita sendiri, kita dapati pastinya hanya ada satu pencipta, dimana tidak mungkin alam ini terwujudkan tanpa ada sosok yang menciptakannya dan tidak mungkin ada lebih dari satu pencipta karena semuanya berjalan dengan sangat teratur dan saling isi mengisi dalam sistem ekologi yang sangat akurat. Melalui berpikir, kita pun dapat meyakini bahwa sang pencipta adalah sosok yang sangat bijaksana dan ilmunya serta kesanggupannya tidak terbatas. 

7.  Ketika kita tidak sanggup meliput keseluruhan Alloh, maka dengan sendirinya kita pun tidak akan pernah sanggup memahami mayoritas takdir dan perbuatan-Nya yang selalu sangat bijaksana. 

8.  Sebagai makhluk yang sangat lemah dan diciptakan oleh pencipta yang maha kuat perkasa lagi berkuasa, maha berilmu dan maha bijaksana, kita tidak berhak dan tidak sepantasnya mempertanyakan apa-apa yang sang pencipta lakukan. Di dalam al-Qur’an Alloh telah menegaskan bahwa diri-Nya tidak untuk dipertanyakan dan Dia-lah yang akan mempertanyakan kita. Alloh pun menegaskan bahwa tidak ada sesuatu apapun juga yang menyerupai diri-Nya.

9.  Sebagai seorang beriman yang meyakini keagungan Alloh, maka kita harus sangat beradab dalam bertanya tentang Alloh dan tidak menjadikan Alloh, Malaikat dan para Nabi sebagai olok-olokan. Kita berhadapan dengan Pencipta yang sangat dahsyat yang menggerakan alam semesta dengan semudah-mudahnya. Kita berhadapan dengan sosok yang memberi kita semua kenikmatan dan sanggup membenamkan kita ke dalam derita. Karena itu semua kita harus sangat berhati-hati dalam menuntut ilmu tentang Alloh.

10.  Bagi para pemula berhati-hatilah agar tidak terjebak oleh pertanyaan-pertanyaan yang sengaja dibuat oleh kaum atheis dan liberal yang banyak mengandung kedurhakaan kepada Alloh. Pertanyaan-pertanyaan itu dibuat sedemikian rupa yang walaupun sangat mudah dijawab, akan tetapi bagi seorang pemula akan menjadi racun yang mengguncang akidahnya.
------------------------------------------------------
┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket   : 01*
*Bab      : 02*
*Judul    : IMAN*

===📚===

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

1.  Iman secara bahasa berarti kepercayaan. Sedangkan secara istilah, iman (beriman) adalah meyakini kebenaran ajaran-ajaran Islam, menerima dan berkomitmen kepada syariat Islam lahir dan batin. 

2.  Iman terdiri dari tiga unsur : 
●keyakinan hati atas ajaran-ajaran Islam ●amal-amal hati yang ditumbuhkan oleh keyakinan tersebut, seperti ikhlas, kecintaan kepada Alloh, takut kepada-Nya, tawakal dan lainnya. ●amal-amal sholih anggota badan seperti mengucapkan dua kalimat syahadat, semua zikir kepada Alloh, sholat, puasa, haji dan lain sebagainya.

3.  Jika salah satu dari tiga unsur iman tersebut di atas tidak ada, maka ini berarti tidak adanya iman. Dengan demikian perkataan bahwa iman hanya di dalam hati adalah salah.

4.  Karena iman terdiri dari apa-apa yang di hati (batin) dan yang tampak (lahir) maka hanya Alloh-lah yang mengetahui bobot keimanan seorang yang beriman. Adapun penilaian iman seseorang melalui atribut yang dipakainya adalah suatu kesalahan yang besar.

5.  Rukun iman ada enam yaitu: Iman kepada Alloh, Iman kepada para Malaikat, Iman kepada kitab-kitab, Iman kepada para Rosul, Iman kepada hari akhir, Iman kepada qodar (takdir) baik dan buruknya dari Alloh.

6.  Iman  bisa bertambah dan berkurang. Bertambahnya iman dengan ilmu dan amal-amal sholeh. Iman juga bisa berkurang dikarenakan perbuatan maksiat.

7.  Derajat keimanan orang-orang beriman bertingkat-tingkat. Derajat iman para Rosul tidaklah sama dengan selain mereka. Demikian pula derajat iman para sahabat Nabi dibanding iman orang-orang sesudah mereka. Perbedaan kekuatan dan derajat iman di antara orang-orang yang beriman menyebabkan berbedanya derajat mereka di akhirat kelak.

============================
┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket   : 01*
*Bab      : 03*
*Judul    : IMAN KEPADA ALLOH*

===📚===

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

1.  Beriman kepada Alloh artinya:
•  Meyakini tidak ada Tuhan yang benar selain Alloh
•  Meyakini bahwa hanya Alloh-lah pencipta alam semesta beserta seluruh isinya, tidak ada sesuatupun yang diciptakan oleh selain Alloh.
•  Meyakini bahwa Alloh mempunyai nama-nama yang mulia dan sifat-sifat yang sempurna. Tak ada kekurangan atau ketercelaan sedikitpun pada Alloh.
•  Meyakini bahwa hanya Alloh-lah yang berhak diibadahi.
•  Mempersembahkan seluruh peribadatan hanya untuk Alloh.

2.  Alloh-lah pencipta segalanya dan Dia pula yang memiliki, mengatur dan menentukan segala-galanya. Tak ada suatu makhluk atau kondisi atau kejadian apapun yang berada di luar lingkaran kepemilikan, pengaturan dan ketentuan Alloh.

3.  Hanya Alloh-lah yang menghidupkan dan mematikan. Hanya Alloh-lah pemberi rezeki, pemberi manfaat dan pencegah kemudhorotan. Hanya Alloh-lah penentu segala yang baik dan yang buruk. Hanya Alloh-lah yang sanggup mengkayakan dan memiskinkan seseorang, meninggikan dan merendahkan seseorang, memuliakan dan menghinakan seseorang.

4.  Alloh Maha berkuasa atas segala sesuatu dan Maha sanggup untuk berbuat apapun juga. Maha kuasa tak ada tandingannya. Maha kuat perkasa tak terkalahkan dan Dia mengalahkan segala-galanya. Memiliki seluruh kekuasaan, memberi kekuasaan kepada makhluk yang dikehendaki-Nya dan mencabut kekuasaan dari yang dikehendaki-Nya.

5.  Semua yang dikehendaki Alloh pasti terjadi, dan semua yang tidak dikehendaki-Nya tidak akan pernah terjadi. Tidak ada keinginan siapapun yang bisa terlaksana bila bertentangan dengan keinginan-Nya. Tidak ada yang bisa mencegah-Nya dari berbuat apapun juga.

6.  Tidak ada sesuatupun yang menyerupai Alloh dan menyamai-Nya, menandingi-Nya atau mendekati derajat-Nya. Maha Suci Alloh dari kesamaan dan keserupaan dengan apa pun juga.

7.  Barangsiapa yang beranggapan atau percaya bahwa ada zat lain yang mempunyai sifat ketuhanan seperti sifat Alloh, baik seluruhnya atau sebagiannya, maka orang itu telah menjadi orang musyrik, walaupun berasal dari keluarga Muslim atau juga menunaikan sholat dan berpuasa bahkan jika berjihad fisabilillah sekalipun.

============================
┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket   : 01*
*Bab      : 04*
*Judul    : TAUHID IBADAH*

===📚===

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

1.  Tauhid ibadah artinya persembahan seluruh peribadatan hanya kepada Alloh dan sesuai dengan apa yang disyariatkan Alloh. Barangsiapa memberikan salah satu peribadatan atau seluruhnya kepada selain Alloh, maka orang tersebut telah mengerjakan perbuatan syirik yang besar sekali.

2.  Alloh telah menetapkan syariat-Nya untuk semua manusia. Menolak syari’at Alloh adalah suatu kekafiran.

3.  Peribadatan dalam Islam dan tata caranya seperti sholat, doa, qurban, haji, nazar dan sebagainya adalah bagian dari hukum Alloh yang tidak boleh digantikan dengan karangan-karangan manusia. 

4.  Hanya Alloh-lah yang berhak menentukan hukum-hukum atau peraturan-peraturan untuk mengatur kehidupan manusia. 

5.  Hanya hukum Alloh-lah dan hukum-hukum yang berdasarkan hukum Alloh yang harus diikuti oleh manusia. Barangsiapa yang menyingkirkan hukum-hukum Alloh dan menggantinya dengan hukum-hukum buatan manusia, maka orang tersebut telah jatuh ke dalam kesyirikan yang besar sekali.

============================
DI AMBIL DARI : *MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*
http://facebook.com/elssimedia
============================

------

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Mengajak saudara sekalian untuk berinfaq jariyah untuk pembangunan Pondok Pesantren AL MAHDIWIYYAH AL MUKHTAR di Desa SENGON WETAN, Kec. TANJUNG, Kab Brebes, Jawa Tengah. terkumpulnya donasi diharapkan akan mempercepat pembangunan dan dapat melengkapi kebutuhan sarana & prasarana yang dibutuhkan. INSYA ALLAH SETELAH WISUDA DAN LULUS DARI MA'HAD ALY MULAI MEMBANGUN . DOAKAN AGAR TAHUN AKADAMIK 2022/2023 BISA MENGABDI DAN AKHIR MASA MENGABDIAN BISA WISUDA YANG TERBAIK BISA SELAMAT DAN SUKSES DI DALAM AGAMA, DUNIA DAN AKHIRAT.

Dimulai pembangunan tahun 2025- sampai selesai. makanya kami butuh batuannya sebanyak mungkin yang bisa anda salurkan kepada kami.....

3 Keutamaan ber-Shodaqoh Jariyah Untuk Pendidikan

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)


Sungguh di antara nikmat agung Allâh yang diberikan kepada para hamba-Nya yang beriman adalah Allâh Azza wa Jalla menyediakan pintu-pintu kebaikan yang sangat banyak bagi mereka. Pintu-pintu kebaikan yang bisa dikerjakan oleh seorang hamba yang mendapatkan taufiq semasa hidupnya di dunia, namun pahalanya akan terus mengalir sepeninggal si pelaku. (Aliran pahala ini sangat dibutuhkan oleh orang yang sudah meninggal.) Karena orang yang sudah meninggal itu tergadai, mereka tidak bisa lagi beramal dan mereka akan diminta pertanggungan jawab lalu diberi balasan dari perbuatan-perbuatan yang pernah mereka lakukan dalam hidup mereka. (Berbahagialah !) orang yang mendapatkan taufiq (dalam hidupnya, karena) di dalam kuburnya kebaikan-kabaikan, pahala dan keutamaan akan terus mengalir baginya. Dia sudah tidak lagi beramal akan tetapi pahalanya tidak terputus, derajatnya bertambah, dan kebaikannya semakin berkembang, serta pahalanya berlipat ganda padahal dia sudah terbaring kaku dalam kuburnya.Termasuk diantara keutamaan berdonasi jariyah untuk pendidikan yaitu anda akan mendapatkan 3 keutamaan sekaligus yakni 

1. Pahala Berdonasi Jariyah
2. Ikut membantu mencetak anak-anak sholeh & solehah.
3. Mewariskan ilmu yang bermanfaat dengan jalan mendukung sarana pembelajaran.


Do'a Para Malaikat untuk orang yang berinfak

Imam al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, beliau berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

‘Tidak satu hari pun di mana pada pagi harinya seorang hamba ada padanya melainkan dua Malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lainnya berkata: ‘Ya Allah, hancurkanlah (harta) orang yang kikir."

Disaat banyaknya manusia berlomba dalam membangun rumah mewah kami disini mencoba untuk membangun dan Menyelesaikan Gedung yang cukup untuk menampung para calon santri.


Maka, sempatkanlah barang lima menit untuk membaca broadcast dari kami.
Dan kami berharap semoga Allah bukakan hati kepada Para Pembaca untuk menyisihkan sedikit hartanya.

Atau paling tidak, nitip broadcast ini disebarkan di group group lainnya.


Dan pada kali ini, kami membuka peluang amal jariyyah yang pahalanya akan terus mengalir.

Yakni : Pembiayaan untuk Tenaga Kerja Bangunan Masjid dan Kelas/ Asrama Pondok

Kurang lebih biaya yang kami butuhkan adalah untuk biaya Tenaga Kerja dan Keperluan lainnya yang semuanya dalam rangka merampungkan Pembangunan Gedung Pondok

------

Kata donasi tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita, Karena kita sering bertemu hal tersebut disekitar kita. Menurut KBBI Donasi merupakan sumbangan dari penderma kepada perkumpulan. Kata Donasi sendiri dalam ajaran Islam biasa disebut dengan kata sedekah atau infaq.

Berdonasi tentu sangat disarankan dalam ajaran islam, karena dengan berdonasi kita bisa meringkan beban orang atau lembaga yang kita berikan bantuan. Seperti halnya ketika kita berdonasi untuk pembangunan pesantren, harta yang didonasikan untuk pesantren sudah hal pasti merupakan harta yang didermakan ke jalan allah swt. Karena pesantren merupakan lembaga yang konsisten dalam pembelajaran dan pengembangan ajaran agama Islam hingga saat ini.

Taukah kamu? Donasi untuk pembangunan pondok tidak hanya meringankan secara finansial saja, melainkan berdonasi untuk pembangunan pesantren ternyata memiliki keutamaan tersendiri di sisi allah swt. Berikut beberapa keutamaan berdonasi pembangunan pesantren bagi umat Islam:

  1. Dilipatgandakan Pahalanya

Donasi (sedekah) memiliki keistimewaan sendiri dimata Allah SWT. Keistimewaan tersebut adalah Orang yang bersedekah dijalan allah, maka allah akan melipatgandakan ganjaran yang akan didapatkannya, hal ini tertulis dalam firman allah yang artinya :

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir serratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 261)

  1. Dilipatgandakan Hartanya

Mendermakan harta kita dijalan allah tidak akan menjadikan harta kita berkurang sebaliknya sebaliknya allah swt akan melipatgandakan harta yang sudah kita dermakan melalui banyak cara. hal ini disebutkan dalam alquran yang artinya:

“Barang siapa yang meminjamkan allah dengan kredit yang baik, maka allah akan mengembalikan berlipatganda untuknya, dan baginya pahala yang mulia” (QS. Al-Hadid:11)

Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadistnya bahwa harta yang didonasikantidak akan mengurangi harta yang kita miliki.

“Sedekah tidklah mengurangi harta” (HR. Muslim)

  1. Pahala terus mangalir

Sholat satu dari tiga amal yang pahalanya akan terus mengalir yaitu amal jariyah. Berdonasi merupakan bagian dari amal jariyah, apalagi donasi tersebut diperuntukan untuk pembangunan pondok pesantren. Selama pondok pesantren tersebut digunakan untuk tempat pembelajaran Islam dan tempat beribadah maka pahala dari donasi tersebut akan terus mengalir walaupun berdonasi meninggal dunia.

Jadi itulah keutamaan berdonasi bagi umat islam. Melihat begitu besarnya manfaat donasi bagi umat Islam, apa kamu masih ragu untuk berdonasi?

Donasi juga bisa ditujukan untuk pembangunan pesantren yang didalamnya banyak para santri yang memiliki semangat dalam belajar ilmu agama. Donasi ini tentunya akan menuai banyak manfaat bagi pesantren tersebut dan donatur.

Mengingat peran pondok pesantren yang sangat penting dalam menjaga ajaran islam. Saat ini yayasan Rumah Tahfidz Al Mahdiwiyyah Al Mukhtar sedang pembangunan pondok pesantren Tahfidz yang akan dibangun di Kota Brebes dan sekitarnya , dalam pondok pesantren ini santri akan belajar membaca, menghafalkan Al-Qur'an serta memahami agama untuk mempersiapkan santri yang memiliki karakter al qur'an.

Donasi Jariyah Pembangunan Pondok Pesantren

Pembutuhkan Data Sebesar Rp 17.313.313.313
----
----

BANK BSI Syariah kode bank 451 Rekening 6201033640 --- Kami ucapkan Terima Kasih ---

Pondok pesantren Al Mahdiwiyyah Al Mukhtar(MANHAJUSSUNNAH)| Seluruh hak cipta.

------

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Mengajak saudara sekalian untuk berinfaq jariyah untuk pembangunan Pondok Pesantren AL MAHDIWIYYAH AL MUKHTAR di Desa SENGON WETAN, Kec. TANJUNG, Kab Brebes, Jawa Tengah. terkumpulnya donasi diharapkan akan mempercepat pembangunan dan dapat melengkapi kebutuhan sarana & prasarana yang dibutuhkan. INSYA ALLAH SETELAH WISUDA DAN LULUS DARI MA'HAD ALY MULAI MEMBANGUN . DOAKAN AGAR TAHUN AKADAMIK 2022/2023 BISA MENGABDI DAN AKHIR MASA MENGABDIAN BISA WISUDA YANG TERBAIK BISA SELAMAT DAN SUKSES DI DALAM AGAMA, DUNIA DAN AKHIRAT.

Dimulai pembangunan tahun 2025- sampai selesai. makanya kami butuh batuannya sebanyak mungkin yang bisa anda salurkan kepada kami.....

3 Keutamaan ber-Shodaqoh Jariyah Untuk Pendidikan

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)


Sungguh di antara nikmat agung Allâh yang diberikan kepada para hamba-Nya yang beriman adalah Allâh Azza wa Jalla menyediakan pintu-pintu kebaikan yang sangat banyak bagi mereka. Pintu-pintu kebaikan yang bisa dikerjakan oleh seorang hamba yang mendapatkan taufiq semasa hidupnya di dunia, namun pahalanya akan terus mengalir sepeninggal si pelaku. (Aliran pahala ini sangat dibutuhkan oleh orang yang sudah meninggal.) Karena orang yang sudah meninggal itu tergadai, mereka tidak bisa lagi beramal dan mereka akan diminta pertanggungan jawab lalu diberi balasan dari perbuatan-perbuatan yang pernah mereka lakukan dalam hidup mereka. (Berbahagialah !) orang yang mendapatkan taufiq (dalam hidupnya, karena) di dalam kuburnya kebaikan-kabaikan, pahala dan keutamaan akan terus mengalir baginya. Dia sudah tidak lagi beramal akan tetapi pahalanya tidak terputus, derajatnya bertambah, dan kebaikannya semakin berkembang, serta pahalanya berlipat ganda padahal dia sudah terbaring kaku dalam kuburnya.Termasuk diantara keutamaan berdonasi jariyah untuk pendidikan yaitu anda akan mendapatkan 3 keutamaan sekaligus yakni 

1. Pahala Berdonasi Jariyah
2. Ikut membantu mencetak anak-anak sholeh & solehah.
3. Mewariskan ilmu yang bermanfaat dengan jalan mendukung sarana pembelajaran.


Do'a Para Malaikat untuk orang yang berinfak

Imam al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, beliau berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

‘Tidak satu hari pun di mana pada pagi harinya seorang hamba ada padanya melainkan dua Malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lainnya berkata: ‘Ya Allah, hancurkanlah (harta) orang yang kikir."

Disaat banyaknya manusia berlomba dalam membangun rumah mewah kami disini mencoba untuk membangun dan Menyelesaikan Gedung yang cukup untuk menampung para calon santri.


Maka, sempatkanlah barang lima menit untuk membaca broadcast dari kami.
Dan kami berharap semoga Allah bukakan hati kepada Para Pembaca untuk menyisihkan sedikit hartanya.

Atau paling tidak, nitip broadcast ini disebarkan di group group lainnya.


Dan pada kali ini, kami membuka peluang amal jariyyah yang pahalanya akan terus mengalir.

Yakni : Pembiayaan untuk Tenaga Kerja Bangunan Masjid dan Kelas/ Asrama Pondok

Kurang lebih biaya yang kami butuhkan adalah untuk biaya Tenaga Kerja dan Keperluan lainnya yang semuanya dalam rangka merampungkan Pembangunan Gedung Pondok

------

Kata donasi tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita, Karena kita sering bertemu hal tersebut disekitar kita. Menurut KBBI Donasi merupakan sumbangan dari penderma kepada perkumpulan. Kata Donasi sendiri dalam ajaran Islam biasa disebut dengan kata sedekah atau infaq.

Berdonasi tentu sangat disarankan dalam ajaran islam, karena dengan berdonasi kita bisa meringkan beban orang atau lembaga yang kita berikan bantuan. Seperti halnya ketika kita berdonasi untuk pembangunan pesantren, harta yang didonasikan untuk pesantren sudah hal pasti merupakan harta yang didermakan ke jalan allah swt. Karena pesantren merupakan lembaga yang konsisten dalam pembelajaran dan pengembangan ajaran agama Islam hingga saat ini.

Taukah kamu? Donasi untuk pembangunan pondok tidak hanya meringankan secara finansial saja, melainkan berdonasi untuk pembangunan pesantren ternyata memiliki keutamaan tersendiri di sisi allah swt. Berikut beberapa keutamaan berdonasi pembangunan pesantren bagi umat Islam:

  1. Dilipatgandakan Pahalanya

Donasi (sedekah) memiliki keistimewaan sendiri dimata Allah SWT. Keistimewaan tersebut adalah Orang yang bersedekah dijalan allah, maka allah akan melipatgandakan ganjaran yang akan didapatkannya, hal ini tertulis dalam firman allah yang artinya :

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir serratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 261)

  1. Dilipatgandakan Hartanya

Mendermakan harta kita dijalan allah tidak akan menjadikan harta kita berkurang sebaliknya sebaliknya allah swt akan melipatgandakan harta yang sudah kita dermakan melalui banyak cara. hal ini disebutkan dalam alquran yang artinya:

“Barang siapa yang meminjamkan allah dengan kredit yang baik, maka allah akan mengembalikan berlipatganda untuknya, dan baginya pahala yang mulia” (QS. Al-Hadid:11)

Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadistnya bahwa harta yang didonasikantidak akan mengurangi harta yang kita miliki.

“Sedekah tidklah mengurangi harta” (HR. Muslim)

  1. Pahala terus mangalir

Sholat satu dari tiga amal yang pahalanya akan terus mengalir yaitu amal jariyah. Berdonasi merupakan bagian dari amal jariyah, apalagi donasi tersebut diperuntukan untuk pembangunan pondok pesantren. Selama pondok pesantren tersebut digunakan untuk tempat pembelajaran Islam dan tempat beribadah maka pahala dari donasi tersebut akan terus mengalir walaupun berdonasi meninggal dunia.

Jadi itulah keutamaan berdonasi bagi umat islam. Melihat begitu besarnya manfaat donasi bagi umat Islam, apa kamu masih ragu untuk berdonasi?

Donasi juga bisa ditujukan untuk pembangunan pesantren yang didalamnya banyak para santri yang memiliki semangat dalam belajar ilmu agama. Donasi ini tentunya akan menuai banyak manfaat bagi pesantren tersebut dan donatur.

Mengingat peran pondok pesantren yang sangat penting dalam menjaga ajaran islam. Saat ini yayasan Rumah Tahfidz Al Mahdiwiyyah Al Mukhtar sedang pembangunan pondok pesantren Tahfidz yang akan dibangun di Kota Brebes dan sekitarnya , dalam pondok pesantren ini santri akan belajar membaca, menghafalkan Al-Qur'an serta memahami agama untuk mempersiapkan santri yang memiliki karakter al qur'an.

Donasi Jariyah Pembangunan Pondok Pesantren

Pembutuhkan Data Sebesar Rp 17.313.313.313
----
----

BANK BSI Syariah kode bank 451 Rekening 6201033640 --- Kami ucapkan Terima Kasih ---

Pondok pesantren Al Mahdiwiyyah Al Mukhtar(MANHAJUSSUNNAH)| Seluruh hak cipta.



Jumat, 01 April 2022

"TOLONG KALIAN PUNYA HATI" "*DONASIKAN HARTA KALIAN UNTUK DAKWAH ISLAMIYAH MANHAJUS SUNNAH*"

------

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Mengajak saudara sekalian untuk berinfaq jariyah untuk pembangunan Pondok Pesantren AL MAHDIWIYYAH AL MUKHTAR di Desa SENGON WETAN, Kec. TANJUNG, Kab Brebes, Jawa Tengah. terkumpulnya donasi diharapkan akan mempercepat pembangunan dan dapat melengkapi kebutuhan sarana & prasarana yang dibutuhkan. INSYA ALLAH SETELAH WISUDA DAN LULUS DARI MA'HAD ALY MULAI MEMBANGUN . DOAKAN AGAR TAHUN AKADAMIK 2022/2023 BISA MENGABDI DAN AKHIR MASA MENGABDIAN BISA WISUDA YANG TERBAIK BISA SELAMAT DAN SUKSES DI DALAM AGAMA, DUNIA DAN AKHIRAT.

Dimulai pembangunan tahun 2025- sampai selesai. makanya kami butuh batuannya sebanyak mungkin yang bisa anda salurkan kepada kami.....

3 Keutamaan ber-Shodaqoh Jariyah Untuk Pendidikan

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)


Sungguh di antara nikmat agung Allâh yang diberikan kepada para hamba-Nya yang beriman adalah Allâh Azza wa Jalla menyediakan pintu-pintu kebaikan yang sangat banyak bagi mereka. Pintu-pintu kebaikan yang bisa dikerjakan oleh seorang hamba yang mendapatkan taufiq semasa hidupnya di dunia, namun pahalanya akan terus mengalir sepeninggal si pelaku. (Aliran pahala ini sangat dibutuhkan oleh orang yang sudah meninggal.) Karena orang yang sudah meninggal itu tergadai, mereka tidak bisa lagi beramal dan mereka akan diminta pertanggungan jawab lalu diberi balasan dari perbuatan-perbuatan yang pernah mereka lakukan dalam hidup mereka. (Berbahagialah !) orang yang mendapatkan taufiq (dalam hidupnya, karena) di dalam kuburnya kebaikan-kabaikan, pahala dan keutamaan akan terus mengalir baginya. Dia sudah tidak lagi beramal akan tetapi pahalanya tidak terputus, derajatnya bertambah, dan kebaikannya semakin berkembang, serta pahalanya berlipat ganda padahal dia sudah terbaring kaku dalam kuburnya.Termasuk diantara keutamaan berdonasi jariyah untuk pendidikan yaitu anda akan mendapatkan 3 keutamaan sekaligus yakni 

1. Pahala Berdonasi Jariyah
2. Ikut membantu mencetak anak-anak sholeh & solehah.
3. Mewariskan ilmu yang bermanfaat dengan jalan mendukung sarana pembelajaran.


Do'a Para Malaikat untuk orang yang berinfak

Imam al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, beliau berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

‘Tidak satu hari pun di mana pada pagi harinya seorang hamba ada padanya melainkan dua Malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lainnya berkata: ‘Ya Allah, hancurkanlah (harta) orang yang kikir."

Disaat banyaknya manusia berlomba dalam membangun rumah mewah kami disini mencoba untuk membangun dan Menyelesaikan Gedung yang cukup untuk menampung para calon santri.


Maka, sempatkanlah barang lima menit untuk membaca broadcast dari kami.
Dan kami berharap semoga Allah bukakan hati kepada Para Pembaca untuk menyisihkan sedikit hartanya.

Atau paling tidak, nitip broadcast ini disebarkan di group group lainnya.


Dan pada kali ini, kami membuka peluang amal jariyyah yang pahalanya akan terus mengalir.

Yakni : Pembiayaan untuk Tenaga Kerja Bangunan Masjid dan Kelas/ Asrama Pondok

Kurang lebih biaya yang kami butuhkan adalah untuk biaya Tenaga Kerja dan Keperluan lainnya yang semuanya dalam rangka merampungkan Pembangunan Gedung Pondok

------

Kata donasi tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita, Karena kita sering bertemu hal tersebut disekitar kita. Menurut KBBI Donasi merupakan sumbangan dari penderma kepada perkumpulan. Kata Donasi sendiri dalam ajaran Islam biasa disebut dengan kata sedekah atau infaq.

Berdonasi tentu sangat disarankan dalam ajaran islam, karena dengan berdonasi kita bisa meringkan beban orang atau lembaga yang kita berikan bantuan. Seperti halnya ketika kita berdonasi untuk pembangunan pesantren, harta yang didonasikan untuk pesantren sudah hal pasti merupakan harta yang didermakan ke jalan allah swt. Karena pesantren merupakan lembaga yang konsisten dalam pembelajaran dan pengembangan ajaran agama Islam hingga saat ini.

Taukah kamu? Donasi untuk pembangunan pondok tidak hanya meringankan secara finansial saja, melainkan berdonasi untuk pembangunan pesantren ternyata memiliki keutamaan tersendiri di sisi allah swt. Berikut beberapa keutamaan berdonasi pembangunan pesantren bagi umat Islam:

  1. Dilipatgandakan Pahalanya

Donasi (sedekah) memiliki keistimewaan sendiri dimata Allah SWT. Keistimewaan tersebut adalah Orang yang bersedekah dijalan allah, maka allah akan melipatgandakan ganjaran yang akan didapatkannya, hal ini tertulis dalam firman allah yang artinya :

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir serratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 261)

  1. Dilipatgandakan Hartanya

Mendermakan harta kita dijalan allah tidak akan menjadikan harta kita berkurang sebaliknya sebaliknya allah swt akan melipatgandakan harta yang sudah kita dermakan melalui banyak cara. hal ini disebutkan dalam alquran yang artinya:

“Barang siapa yang meminjamkan allah dengan kredit yang baik, maka allah akan mengembalikan berlipatganda untuknya, dan baginya pahala yang mulia” (QS. Al-Hadid:11)

Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadistnya bahwa harta yang didonasikantidak akan mengurangi harta yang kita miliki.

“Sedekah tidklah mengurangi harta” (HR. Muslim)

  1. Pahala terus mangalir

Sholat satu dari tiga amal yang pahalanya akan terus mengalir yaitu amal jariyah. Berdonasi merupakan bagian dari amal jariyah, apalagi donasi tersebut diperuntukan untuk pembangunan pondok pesantren. Selama pondok pesantren tersebut digunakan untuk tempat pembelajaran Islam dan tempat beribadah maka pahala dari donasi tersebut akan terus mengalir walaupun berdonasi meninggal dunia.

Jadi itulah keutamaan berdonasi bagi umat islam. Melihat begitu besarnya manfaat donasi bagi umat Islam, apa kamu masih ragu untuk berdonasi?

Donasi juga bisa ditujukan untuk pembangunan pesantren yang didalamnya banyak para santri yang memiliki semangat dalam belajar ilmu agama. Donasi ini tentunya akan menuai banyak manfaat bagi pesantren tersebut dan donatur.

Mengingat peran pondok pesantren yang sangat penting dalam menjaga ajaran islam. Saat ini yayasan Rumah Tahfidz Al Mahdiwiyyah Al Mukhtar sedang pembangunan pondok pesantren Tahfidz yang akan dibangun di Kota Brebes dan sekitarnya , dalam pondok pesantren ini santri akan belajar membaca, menghafalkan Al-Qur'an serta memahami agama untuk mempersiapkan santri yang memiliki karakter al qur'an.

Donasi Jariyah Pembangunan Pondok Pesantren

Pembutuhkan Data Sebesar Rp 17.313.313.313
----
----

BANK BSI Syariah kode bank 451 Rekening 6201033640 --- Kami ucapkan Terima Kasih ---

Pondok pesantren Al Mahdiwiyyah Al Mukhtar(MANHAJUSSUNNAH)| Seluruh hak cipta.


MATERI KULIAH 5

[14/9 08:29] KSI ADMIN: ┏📚🍃━━━━━━━━━┓     *Kuliah Studi Islam (KSI)* ┗━━━━━━━━━🖊✉️┛ *Paket   : 05* *Bab      : 04* *Judul    : AKHLAK ROS...